Jumat, 22 April 2016

Profil

Sejarah Singkat Berdirinya Madrasah Aliyah Ma’arif Sunan Gunung Jati
 MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati Beji berdiri pada tahun 2006 dan sudah mendapatkan piagam ijin operasional pada tahun 2008. Berdirinya MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati didasari oleh banyak diantara lulusan SMP/MTs terutama lulusan MTs Ma’arif Beji yang putus sekolah dikarenakan kondisi ekonomi masyarakat sekitar kebanyakan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Melihat kondisi yang seperti demikian, akhirnya Pembina Yayasan Sunan Gunung Jati Beji berinisiatif untuk mendirikan Madrasah Aliyah dengan menghadirkan beberapa tokoh masyarakat, diantaranya: H. Abd. Rohman (Pembina Yayasan), Drs. H. Sukadi (Kepala MTs. Ma’arif Beji), Drs. H. Syaiful Bisri, Drs. Munif, Abd. Wahab, H. Abd. Hannan, M. Bakhri, dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. Dari musyawarah tersebut dihasilkan keputusan mulai tanggal 1 Juli 2006 (tahun pelajaran 2006/2007) Yayasan Sunan Gunung Jati Beji resmi mendirikan Madrasah Aliyah dengan nama Madrasah Aliyah Ma’arif Sunan Gunung Jati.
Pada saat itu pula sekaligus dibentuk struktur organisasi MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati
1.    Kepala Madrasah                      : Drs. SYAIFUL BISRI
2.    Wakil Kepala Madrasah
a.    Bagian Kurikulum               : ABD. HAFIDZ EFENDI, S.Pd.I
b.    Bagian Kesiswaan              : Drs. MUNIF
c.    Bagian Humas                    : M. TAHIYATULLAH, S.Pd
d.    Bagian Sarana Prasarana  : Drs. H. SUKADI
3.    Tata Usaha                                : SAIFUL ISLAM

Untuk tenaga pendidik di MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati pada tahun 2006 s/d 2009 sekitar 70% adalah tenaga pendidik MTs. Ma’arif Beji. Dengan rahmat Allah SWT serta dengan adanya dukungan dari masyarakat, ketekunan, kesabaran dan kerja keras dari seluruh pengurus termasuk tenaga pendidik maupun tenaga kependidikannya, MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati tetap eksis sampai sekarang bahkan semakin banyak pengembangan-pengembangan terkait manajemennya


Visi, Misi, dan Tujuan MA. Ma’arif Sunan Gunung Jati Beji


Visi

Terwujudnya anak-anak bangsa yang berkualitas dan berakhlaqul karimah

Indikator-indikatornya adalah:
1.      Kualitas dalam keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT
2.      Kualitas dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi
3.      Kualitas dalam pengelolaan dan pelayanan pendidikan
4.     Menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dalam hubungannya dengan Allah SWT dan sesama manusia


Misi

1.    Membudayakan amaliah-amaliah Islami
2.    Meningkatkan mutu sumberdaya manusia (SDM)
3.    Mengoptimalkan pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah
4.    Menciptakan manajemen sekolah yang bermutu
5.    Mempersiapkan siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan atau mengabdi pada masyarakat
6.    Menyediakan sarana dan prasarana pembelajaran
 

0 komentar:

Posting Komentar